Pemkab Inhil Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Ponpes Sholeh Al-Mubarok di Tanjung Jabung Barat

0
IMG-20251122-WA0094

Tembilahan — Sabtu (22/11/2025).
Bupati Indragiri Hilir (Inhil) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Gaddafi, menghadiri kegiatan Tabligh Akbar sekaligus peresmian Pondok Pesantren Sholeh Al-Mubarok yang berlangsung di Desa Gemuruh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat karena menandai hadirnya lembaga pendidikan Islam baru yang diharapkan dapat memperkuat pembinaan generasi muda, terutama dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Pondok pesantren yang baru diresmikan ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran agama, tempat pembinaan karakter, sekaligus wadah pengembangan nilai-nilai moral dan spiritual bagi para santri.

Kegiatan keagamaan ini juga menjadi perhatian publik karena menghadirkan penceramah Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, salah satu ulama kharismatik yang dikenal luas dalam dakwah serta kiprahnya dalam pembinaan umat. Kehadiran beliau menarik antusiasme masyarakat dari berbagai wilayah sehingga suasana acara berlangsung semarak dan penuh khidmat.

Acara Tabligh Akbar tersebut turut dihadiri oleh para ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan jajaran pemerintah daerah dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya jamaah yang datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama, tausiyah, hingga prosesi peresmian pondok pesantren.

Kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Inhil pada kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan hubungan antar daerah, terutama dalam bidang pendidikan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Pemkab Inhil memandang bahwa kolaborasi dan dukungan lintas wilayah sangat penting untuk mendorong kemajuan di berbagai sektor, termasuk pendidikan berbasis pesantren.

Dengan diresmikannya Ponpes Sholeh Al-Mubarok, masyarakat Desa Gemuruh dan wilayah sekitarnya kini memiliki akses lebih luas terhadap pendidikan Islam yang terstruktur. Pondok pesantren ini diharapkan dapat menjadi lembaga yang berperan aktif dalam mencetak generasi yang berakhlak, mandiri, serta memiliki kemampuan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antara jajaran pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan untuk keberlangsungan pendidikan di wilayah tersebut.

Bagikan melalui :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *