Bupati Herman Hadiri Pemusnahan Barang Ilegal, Bea Cukai Tembilahan Selamatkan Kerugian Negara Rp3,1 Miliar.
Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MP menghadiri kegiatan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan pelanggaran ketentuan kepabeanan dan cukai. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan, Selasa (16/12/2025).

Pemusnahan ini merupakan hasil penindakan Bea Cukai Tembilahan selama periode Juni hingga November 2025. Dari penindakan tersebut, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp1.612.658.340 di bidang cukai dan Rp1.494.570.000 di bidang kepabeanan.
Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Setiawan Rosyidi, menjelaskan bahwa barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan di wilayah kerja Bea Cukai Tembilahan yang meliputi Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kabupaten Kuantan Singingi.
“Barang hasil penindakan yang telah berstatus BMMN terdiri atas 2.118.090 batang rokok ilegal, 25.200 mililiter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), 1.094 unit handphone berbagai tipe, 30 pcs sparepart handphone, 30 pcs screenguard, serta 3 pack sparepart handphone lainnya,” ungkap Setiawan.

Kegiatan pemusnahan ini turut disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Daerah, unsur TNI, Polri, Kejaksaan, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai.

Sementara itu, Bupati Inhil H. Herman menyampaikan apresiasi atas kinerja Bea Cukai Tembilahan yang konsisten dalam memberantas peredaran barang ilegal. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut sangat penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga produk dalam negeri.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan pemusnahan ini kita bisa melindungi produk dalam negeri serta menjaga iklim usaha yang sehat. Saya memberikan apresiasi dan berharap semangat seperti ini terus dilanjutkan,” ujar Bupati.
Bupati Herman juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam upaya pengawasan dan penegakan hukum. “Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, Bea Cukai, TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait harus terus diperkuat demi menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi kepentingan negara,” tutupnya.
