Bupati Inhil Pimpin Rapat Hilirisasi Kelapa, Dorong Optimalisasi Pelabuhan Parit 21 untuk Ekspor

0
IMG-20251218-WA0409

Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT memimpin rapat pembahasan potensi kelapa dan sistem perdagangan kelapa Indragiri Hilir dalam rangka menyukseskan program hilirisasi kelapa dengan memanfaatkan Pelabuhan Parit 21 Tembilahan, Kamis (18/12/2025) siang, di Aula Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir.

Rapat tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, perusahaan yang bergerak di sektor industri turunan kelapa, serta undangan lainnya.

Tujuan rapat ini adalah untuk mencari solusi bersama terkait berbagai kendala yang menghambat pengoperasian Pelabuhan Parit 21 sebagai jalur ekspor, sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kelapa yang menjadi unggulan Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam arahannya, Bupati H. Herman menyampaikan bahwa Pelabuhan Parit 21 akan difungsikan sebagai pelabuhan kontainer karena dinilai lebih aman dan efisien. Ia menegaskan bahwa pelabuhan tersebut telah melalui audit teknis oleh pihak KSOP dan dinyatakan layak untuk digunakan, meskipun masih terdapat beberapa titik yang perlu dibenahi secara bertahap.

“Pelabuhan Parit 21 akan kita aktifkan karena dari sisi keamanan lebih baik. Apalagi pelabuhan ini sudah diaudit dan dinyatakan layak, tinggal pembenahan dan persiapan fasilitas penunjang seperti kantor pelayanan dan sarana lainnya,” ujar Bupati.

Bupati juga berharap peluang pengembangan pelabuhan dan hilirisasi kelapa ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Indragiri Hilir. Ia menekankan pentingnya kesiapan data yang akurat dari setiap OPD guna menarik minat investor.

“Saya harapkan OPD jemput bola, siapkan data yang akurat. Jangan sampai ada investor datang, tapi kita tidak punya data. Itu hal yang aneh,” tegasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan audiensi dan diskusi bersama, dengan Evan dari perusahaan SNEPAC Group Batam sebagai narasumber, yang membahas peluang kerja sama serta pengembangan ekspor produk turunan kelapa melalui Pelabuhan Parit 21.

Bagikan melalui :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *