Bupati Inhil Hadiri Penutupan Diktukba Polri T.A. 2025 di SPN Polda Riau
Bangkinang — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muammar Gaddafi, menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah Diktukba Polri Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Bangkinang, Selasa (24/12/2025).

Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. Sebanyak 111
Bintara Diktukba Polri Tahun Ajaran 2025 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, diambil sumpah dan dilantik menjadi anggota Polri setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dasar kepolisian.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan kabupaten/kota, pejabat TNI, para orang tua dan wali bintara remaja yang dilantik, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

Dalam sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para bintara remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan resmi menyandang pangkat Bhayangkara Dua (Bharada).
Kapolda Riau berpesan agar para bintara remaja yang baru dilantik dapat menjadi anggota Polri yang berintegritas, profesional, serta berkarakter kuat, serta mampu menjadi insan Bhayangkara yang “tercerahkan”, yakni memiliki kepekaan sosial, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Keberhasilan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian panjang kepada bangsa dan negara. Jadilah polisi yang dicintai masyarakat, menjaga kehormatan institusi, dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan,” ujar Kapolda Riau.
Sementara itu, melalui kehadiran Staf Ahli Bupati, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan dukungan dan harapan agar para bintara remaja Polri, khususnya yang berasal dari Inhil, dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Upacara penutupan berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, terutama bagi para orang tua dan keluarga yang menyaksikan secara langsung momen bersejarah putra-putri mereka resmi menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
