Inflasi Y-on-Y Mencapai 4,71 Persen “Pemkab Inhil Gelar Rilis Resmi Statistik IHK Tembilahan Maret 2026
Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H. Dwi Budiyanto, S.Sos, menghadiri kegiatan Press Release Berita Resmi Statistik terkait perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Tembilahan bulan Maret 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Tembilahan pada Rabu (1/4/2026), dan turut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Inhil, Zulyadi, SST., M.T, unsur Forkopimda, perwakilan Bulog, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam pemaparannya, Kepala BPS Kabupaten Inhil menyampaikan bahwa pada Maret 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Tembilahan sebesar 4,71 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 113,43.
Inflasi y-on-y tersebut disebabkan oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran. Di antaranya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 5,14 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,28 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,73 persen.

Selain itu, kelompok transportasi juga mengalami kenaikan sebesar 2,01 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,21 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,35 persen, serta kelompok pendidikan sebesar 1,88 persen. Kenaikan juga terjadi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,33 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mencatat kenaikan cukup signifikan, yakni sebesar 23,18 persen.
Sementara itu, terdapat beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan atau deflasi, yaitu kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,12 persen serta kelompok kesehatan sebesar 0,2 persen.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa tingkat inflasi month to month (m-to-m) Tembilahan pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,17 persen, sedangkan inflasi year to date (y-to-d) mencapai 0,87 persen.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para peserta yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyambut baik paparan yang disampaikan oleh Kepala BPS Kabupaten Inhil terkait kondisi inflasi di daerah.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan terus berupaya berkerja mencarikan solusi agar bisa menekan inflasi ini, Ucapnya.
Serta kita berharap, kondisi perekonomian di Kabupaten Indragiri Hilir ke depan dapat semakin membaik, dengan inflasi yang tetap terkendali serta daya beli masyarakat yang terus meningkat.
