Mewakili Bupati, Sekda Inhil Ikuti Rapat Evaluasi bersama Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN.

0
IMG-20251021-WA0484

PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Drs. Tantawi Jauhari, yang mewakili Bupati Inhil H. Herman, SE., MT, dalam rapat evaluasi pelaksanaan MBG tingkat Provinsi Riau yang digelar di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Selasa (21/10/2025) siang.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, dan dihadiri Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadang Hendrayudha, bersama para Sekda kabupaten/kota se-Riau.

Dalam arahannya, Gubernur Riau menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan MBG yang diketuai oleh Sekda Provinsi Riau, dan melibatkan seluruh Sekda kabupaten/kota. Satgas ini bertugas memastikan program MBG berjalan efektif hingga ke tingkat sekolah.

“Pemprov Riau bersama tim Satgas terus melakukan pemantauan rutin ke sekolah-sekolah dan dapur penyedia MBG. Cakupan program MBG di Riau saat ini baru sekitar 10 persen dari total masyarakat sasaran, dan akan terus ditingkatkan. Respons masyarakat sangat baik, terutama dari para orang tua yang merasa terbantu karena anak-anaknya kini mendapat asupan bergizi di sekolah,” ujar Gubernur Abdul Wahid.

Sementara itu, Sekda Inhil Drs. Tantawi Jauhari menyampaikan beberapa catatan dan kendala di lapangan terkait pelaksanaan program MBG di Kabupaten Indragiri Hilir. Salah satu tantangan utama, menurutnya, adalah kondisi geografis wilayah Inhil yang terdiri dari banyak daerah perairan dan akses transportasi terbatas, sehingga memerlukan penanganan dan strategi khusus.

“Kami di Inhil terus berupaya maksimal agar program MBG dapat menjangkau seluruh wilayah, meskipun medan geografis kami cukup menantang. Pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi lintas sektor agar penyediaan bahan pangan bergizi tetap lancar dan tepat sasaran,” ujar Tantawi.

Ia menambahkan, dukungan semua pihak, terutama dari pemerintah provinsi dan pusat, sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemerataan pelaksanaan MBG hingga ke daerah-daerah terpencil di Inhil.

Rapat evaluasi tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan penyusunan rekomendasi tindak lanjut dari masing-masing daerah guna memperkuat pelaksanaan program MBG di seluruh Provinsi Riau.

Bagikan melalui :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *