Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H di Masjid Darussalam Pulau Burung dihadiri Wabup Yuliantini
Pulau Burung – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S.Sos., M.Si., menghadiri Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Besar Darussalam, Kecamatan Pulau Burung, Minggu (18/1/2026) pagi.

Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri alim ulama, Anggota DPRD Kabupaten Inhil Tarmizi, SE, Camat dan Forkopimcam Pulau Burung, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Pulau Burung, Kepala KUA Kecamatan Pulau Burung, Kepala Desa Pulau Burung, pengurus masjid, utusan masjid dan surau, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yuliantini atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana, pengurus Masjid Besar Darussalam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif sehingga kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj dapat terselenggara dengan baik dan khidmat.

Ia menegaskan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj hendaknya menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri, serta meningkatkan kualitas iman dan amal dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai spiritual harus menjadi landasan dalam bekerja dan berkarya demi kemajuan daerah.

“Dengan iman yang kuat, kebersamaan, dan kerja keras yang tulus, saya yakin Kabupaten Indragiri Hilir akan senantiasa memperoleh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan para camat dan kepala desa agar senantiasa menjalankan tugas sebagai abdi dan pelayan masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia menyoroti persoalan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan serta meminta peran aktif aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari pergaulan negatif dan pernikahan dini, yang menjadi salah satu penyebab tingginya angka perceraian di Kabupaten Inhil.

Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut diisi dengan tausiah agama oleh Ustadz H. Aljufri dari Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang mengajak jamaah meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
