Podcast “1000 Parit”, Pusdatin Puanri Inhil Perkenalkan Program dan Himpun Data Perempuan Inspiratif
Tembilahan – Ketua Pusat Data dan Informasi Perempuan Riau (Pusdatin Puanri) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes., didampingi Sekretaris Pusdatin Puanri Inhil, Hesti Ria, melaksanakan Podcast “1000 Parit”, Senin (2/3/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan Pusdatin Puanri kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Inhil, sekaligus menyampaikan berbagai program kerja organisasi ke depan.
Pusdatin Puanri merupakan organisasi sosial independen yang diresmikan oleh Gubernur Riau pada 31 Desember 2024. Sepanjang tahun 2025, kepengurusan Pusdatin Puanri telah terbentuk di enam kabupaten/kota di Riau, termasuk Kabupaten Indragiri Hilir yang dilantik pada 27 Oktober 2025 oleh Ketua Umum Pusdatin Puanri, Septina Primawati.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Katerina Susanti memaparkan sejumlah program kerja tahun 2026. Pada bulan suci Ramadhan, Pusdatin Puanri Inhil akan melaksanakan kegiatan berbagi takjil serta berbagi bantuan ke panti lansia. Selain itu, pihaknya juga akan menghimpun data perempuan hingga ke seluruh kecamatan di Inhil, menggelar talk show “Dia Perempuan Pertama” Jilid 2, serta mendorong terwujudnya satu data perempuan Riau yang terintegrasi.

Ia juga menyampaikan rencana penyusunan E-book sebagai pusat data perempuan, yang diharapkan menjadi rujukan informasi sekaligus dokumentasi kontribusi perempuan di Riau.
Menurutnya, salah satu tantangan utama saat ini adalah sulitnya memperoleh dan menghimpun data perempuan yang berprestasi dan inspiratif. Padahal, data tersebut penting untuk dikumpulkan dan didokumentasikan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.
“Kami menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui di keluarganya atau tetangganya terdapat istri tokoh veteran atau pahlawan, agar dapat mengirimkan datanya ke Sekretariat Pusdatin Puanri di Jalan Sungai Beringin, Tembilahan,” ujarnya.
Melalui kegiatan podcast ini, Pusdatin Puanri Inhil berharap semakin dikenal luas serta mendapat dukungan masyarakat dalam mewujudkan pusat data perempuan yang akurat, lengkap, dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.
