Tari Zapin Massal Pecahkan Rekor MURI, Bupati Inhil Hadiri Ajang Pelestarian Budaya Melayu di Pekanbaru
Pekanbaru – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, menghadiri acara Tari Zapin Massal Berkebaya Labuh Kekek dalam rangka pemecahan Rekor MURI bertajuk “Bersatu dalam Gerak Zapin, Lestarikan Budaya Melayu”. Kegiatan ini digelar di Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Minggu (11/1/2026) pagi.

Acara budaya tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Ir. H. SF Hariyanto, MT, bersama Ketua BKOW Provinsi Riau Drs. Hj. Adrias SF Hariyanto, unsur Forkopimda Provinsi Riau, para gubernur pada masanya, bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ketua LAMR Riau, pimpinan OPD Provinsi Riau, para Ketua GOW kabupaten/kota se-Riau, General Manager MURI Priyono, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 6.000 peserta yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi wanita turut ambil bagian dalam tari zapin massal tersebut. Para peserta tampil anggun mengenakan kebaya labuh kekek, mencerminkan kekayaan dan keindahan budaya Melayu Riau.

Dalam kesempatan itu, General Manager MURI Priyono secara resmi menyerahkan piagam penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia kepada Ketua BKOW Provinsi Riau dan mengalungkan medali penghargaan kepada Plt Gubernur Riau sebagai simbol keberhasilan pemecahan rekor.

Bupati Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, seraya menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Melayu sebagai jati diri masyarakat Riau. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mencetak rekor, tetapi juga memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Senada dengan itu, Ketua GOW Kabupaten Indragiri Hilir menilai kegiatan tari zapin massal ini menjadi wadah strategis bagi kaum perempuan untuk berperan aktif dalam pelestarian adat dan budaya Melayu, sekaligus mempererat silaturahmi antar organisasi wanita se-Provinsi Riau.
Sementara itu, dalam sambutannya, Plt
Gubernur Riau menegaskan bahwa pemecahan Rekor MURI ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya Melayu agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.
Acara ditutup dengan Parade Kebaya Labuh Kekek yang berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya, menandai suksesnya pelaksanaan kegiatan pelestarian budaya Melayu tersebut.
