TPID Indragiri Hilir Ikuti High Level Meeting (HLM) TPID se Provinsi Riau
Pekanbaru, -Guna menjaga pergerakan inflasi daerah tetap berada pada tingkat yang rendah dan stabil sesuai yang ditetapkan pemerintah serta sebagai upaya menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri Tahun2026 M/1447 H,

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau melaksanakan High Level Meeting (HLM) TPID se Provinsi Riau dengan Tema “Menjaga Ketersediaan Pangan dan Stabilitas Harga Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 M/ 1447 H yang di pimpin langsung Plt. Gubernur Riau dan Forkopimda Riau.
Kegiatan tersebut turut di ikuti TPID Indragiri Hilir yang di hadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdkab Inhil, H. Dwi Budianto di dampingi Kabag Perekonomian dan Pembangunan, yang berlangsung di Balai Serindit Gedung Daerah Pekanbaru, Rabu, (11/03/2026).

Dalam kesempatan ini TPID Indragiri Hilir melalu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdkab Inhil, H. Dwi Budianto menyampaikan perkembangan Inflasi dan kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 M/ 1447 H. Di Kabupaten Indragiri Hilir, “

H. Dwi Budianto juga menyampaikan masih tingginya Inflasi Tembilahan salah satu penyebab nya karena hampir semua kebutuhan bahan pokok yang ada di Indragiri Hilir itu di datangkan dari luar daerah Indragiri Hilir. “kata Asisten 2
Adapun Penyumbang utama inflasi bulan Februari 2026 (Year on Year) adalah Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya komoditas penyumbang utama inf bsi Pada kelompok ini adalah Emas Perhiasan sebesar 2, 83%, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau Adalah Daging Ayam Ras dan Cabai Merah sebesar 2,45%, Kelompok Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga Komoditas Peyumbang kelompok ini Adalah Tarif Listrik sebesar 1,58%.” Terang Asisten 2

