82 Peserta Ikuti Advokasi P3DI di Tembilahan, Ketua TP PKK Inhil: Kader Dasawisma Ujung Tombak Kesehatan Masyarakat
Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Muammar Khadafi, M.Ag secara resmi membuka Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (P3DI), Selasa (18/08/2026) malam di Hotel Harmoni Inn Tembilahan.

Kegiatan strategis ini diikuti sebanyak 82 orang peserta yang terdiri dari lintas sektor, organisasi profesi dan kader kesehatan. Panitia menghadirkan 4 orang narasumber berkompeten, diantaranya dari STRIDES, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau, dan Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti, S.KM., S.Keb., M.Kes.

Dalam sambutan tertulis Bupati Inhil yang dibacakan Staf Ahli Bupati H. Muammar Khadafi, M.Ag menegaskan bahwa pencegahan dan pengendalian PD3I bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata.
“Pencegahan dan Pengendalian PD3I ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Diperlukan komitmen bersama, sinergi lintas sektor serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Untuk itu, pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi, penyamaan persepsi, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan serta menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan cakupan imunisasi yang merata, berkualitas dan berkesinambungan di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Sementara itu dalam paparan materinya, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti, S.KM., S.Keb., M.Kes selaku salah satu narasumber menegaskan komitmen TP PKK dalam mendukung program kesehatan.
“Kesehatan masyarakat wajib kita dukung dan laksanakan bersama. Sebagai Ketua TP PKK, saya berharap kita bisa menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di Inhil,” tegasnya.
Katerina juga menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan mengingat luasnya wilayah Inhil. Menurutnya, hak dasar setiap warga untuk mendapatkan layanan kesehatan dan imunisasi harus terpenuhi.
“Untuk itu, kader PKK merupakan ujung tombak di tengah-tengah masyarakat. Kesehatan masyarakat Inhil merupakan prioritas utama kita. Perlu kerjasama kita semua, baik kader PKK dan tenaga kesehatan yang ada di daerah. Saya minta untuk kembali mengaktifkan peran Dasawisma sampai ke tingkat bawah,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PMD, Diskominfo Persandian, Bappeda, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Inhil, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Inhil, serta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir.
