Ketua Forum KKS Inhil Hj. Katerina Susanti Herman Dorong Percepatan Persiapan Kabupaten Indragiri Hilir Menuju Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Nasional 2027
Tembilahan – Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herman, SKM., M.Kes., yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Inhil, menghadiri kegiatan Sosialisasi Peran sekaligus Evaluasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Indragiri Hilir yang digelar di Aula Kantor Bapperida Tembilahan, Selasa (04/08/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bapperida Kabupaten Inhil selaku Ketua Pembina Forum KKS, H. Fihasrin, S.E., M.Si dan dihadiri oleh Ketua Sekeretariat Tim Pembina, perwakilan perangkat daerah, instansi terkait, serta jajaran pengurus Forum Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam sambutannya, Kepala Bapperida menyampaikan bahwa Kabupaten/Kota Sehat merupakan suatu kondisi daerah yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni oleh masyarakat.

Kondisi tersebut dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menerapkan berbagai tatanan kehidupan yang mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan.
Sementara itu, Ketua Forum KKS Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman menjelaskan bahwa pembentukan Forum Kabupaten/Kota Sehat sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 2024. Namun, dengan adanya penyegaran kepengurusan, diharapkan semangat baru dapat mempercepat pencapaian target Kabupaten Indragiri Hilir sebagai daerah yang layak mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat.
Hj. Katerina mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Indragiri Hilir belum pernah mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional yang diselenggarakan pemerintah pusat setiap dua tahun sekali. Sementara itu, evaluasi di tingkat Provinsi Riau dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan menuju penilaian nasional.
“Target kita pada tahun 2027 Kabupaten Indragiri Hilir sudah dapat mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional. Untuk mencapainya masih ada sejumlah indikator yang harus dipenuhi bersama melalui kerja sama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektor agar seluruh indikator yang telah ditetapkan dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Ia juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat mengacu pada sembilan tatanan indikator, yang meliputi berbagai aspek pembangunan, mulai dari kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, pariwisata, transportasi, hingga perlindungan sosial dan penanggulangan bencana. Kesembilan tatanan tersebut menjadi tolok ukur dalam proses penilaian Kabupaten/Kota Sehat.
Di akhir arahannya, Hj. Katerina berharap kepengurusan Forum KKS yang baru mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga seluruh program dapat berjalan secara optimal.
“Melalui kepengurusan yang baru ini, saya berharap seluruh pihak dapat berkomitmen, aktif berkolaborasi, dan bekerja sesuai tugas masing-masing. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, saya optimistis Kabupaten Indragiri Hilir mampu memenuhi target untuk mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional pada tahun 2027,” pungkasnya.
