Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik

0
IMG-20260923-WA0237

Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., menghadiri Pembukaan Training Raya Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Rabu (23/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum Badko HMI Kepulauan Riau dan ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Bupati Inhil bersama unsur Forkopimda kepada perwakilan peserta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil, Pengurus Besar HMI, Ketua Umum Badko HMI Kepulauan Riau, pimpinan organisasi kemasyarakatan, Cipayung Plus, pengurus dan alumni HMI Inhil, serta perwakilan BEM se-Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati H. Herman menyampaikan bahwa Training Raya Nasional HMI Cabang Tembilahan merupakan momentum strategis dalam membentuk kader yang adaptif, visioner, berintegritas, serta mampu menjawab berbagai tantangan peradaban dan kebutuhan bangsa di masa depan.

Mengusung tema “Terbina Kader Futuristik Berbasis Ekologi dan Keadilan Sosial”, Bupati berharap para peserta tidak hanya memiliki kematangan intelektual dan spiritual, tetapi juga mampu mengembangkan kapasitas organisasi, kepemimpinan, serta kepekaan terhadap persoalan lingkungan dan keadilan sosial.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran HMI Cabang Tembilahan atas terselenggaranya Training Raya Tingkat Nasional Tahun 2026,” ujar Bupati.

Menurutnya, pelaksanaan Training Raya yang memadukan Latihan Kader II (LK II), Latihan Khusus KOHATI (LKK), dan Senior Course (SC) merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan kompetitif. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi HMI dalam mengawal pembangunan daerah
dan nasional.

Kepada 60 peserta Training Raya, Bupati berpesan agar kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai proses untuk memperoleh sertifikat, tetapi menjadi ruang pembelajaran, pengembangan karakter, dan penguatan kapasitas diri.

“Seraplah setiap ilmu dari para narasumber, bangunlah jejaring intelektual yang positif, dan bawalah perubahan nyata yang dapat diterapkan di daerah masing-masing, baik dalam menjalankan organisasi HMI maupun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pesannya.

Bupati menegaskan, kader muda memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Karena itu, nilai-nilai intelektualitas, integritas, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap lingkungan perlu terus ditanamkan agar lahir generasi yang mampu memberikan gagasan serta solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

Ia berharap Training Raya Nasional HMI Cabang Tembilahan dapat melahirkan kader-kader futuristik yang tidak hanya kuat secara intelektual dan organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap daerah, bangsa, dan lingkungan serta mampu menjadi bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *