Jadi Narasumber LKK HMI Tingkat Nasional, Bunda Literasi Inhil Tekankan Pentingnya Kesehatan Reproduksi Perempuan

0
IMG-20260928-WA0562

TEMBILAHAN – Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang juga Ketua TP PKK Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman, SKM., S.Kep., M.Kes., menjadi narasumber dalam Latihan Khusus Kohati (LKK) tingkat nasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indragiri Hilir, Senin (28/9/2026) siang, di Hotel 3 Putri.

Kegiatan LKK tingkat nasional tersebut mengangkat tema “Terbina Kader Futuristik Berbasis Ekologi dan Keadilan Sosial”. Dalam kesempatan tersebut, Hj. Katerina Susanti menyampaikan materi bertajuk “Literasi Kesehatan Reproduksi dalam Membangun Perempuan yang Sehat dan Berkualitas.”

Dalam pemaparannya, Hj. Katerina Susanti menekankan pentingnya perempuan memiliki pengetahuan yang baik mengenai kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis, baik dalam pengembangan diri dan karier maupun dalam kehidupan keluarga. Karena itu, perempuan perlu memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan diri sekaligus menjalankan peran dalam keluarga.


“Sebagai perempuan, kita harus mampu mengembangkan diri dan memiliki karier, namun di sisi lain juga memiliki peran penting sebagai ibu dalam menjaga dan membangun keluarga,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa upaya pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak masa remaja. Menurutnya, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan pola hidup sehat perlu diberikan kepada generasi muda sebagai bagian dari investasi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.


“Pencegahan stunting harus dimulai sedini mungkin, termasuk dari remaja. Generasi muda merupakan calon orang tua dan mereka harus memiliki pengetahuan serta kesadaran tentang kesehatan sejak sekarang,” katanya.
Lebih lanjut, Hj. Katerina mengajak para peserta LKK HMI tingkat nasional untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat dibagikan kembali kepada teman, keluarga, maupun masyarakat.
“Anak-anak remaja adalah agen perubahan. Apa yang diterima hari ini diharapkan dapat disampaikan kembali kepada kawan-kawan dan lingkungan sekitar, sehingga semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya menjaga kesehatan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya bagi setiap perempuan untuk mengenali kondisi dirinya, menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
“Perempuan sehat, keluarga sehat. Kita sebagai perempuan harus mengenali diri sendiri, menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan. Dengan perempuan yang sehat, kita akan memiliki keluarga dan masyarakat yang sehat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Literasi Inhil juga mengajak peserta untuk mendukung berbagai upaya peningkatan kesehatan keluarga dan masyarakat, termasuk menyukseskan program PKK, Sekolah Orang Tua Hebat, dan berbagai edukasi kesehatan yang menyasar keluarga serta generasi muda.
Ia berharap peserta LKK dapat menjadi bagian dari gerakan edukasi kesehatan di tengah masyarakat dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir kegiatan, Hj. Katerina Susanti Herman bersama peserta LKK HMI tingkat nasional melakukan foto bersama. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *