Bupati Herman Dorong MTQ Tempuling Jadi Ajang Lahirkan Qari-Qariah Terbaik

0
IMG-20260927-WA0059

TEMPULING – Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kecamatan Tempuling tahun 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Tempuling.

Hal tersebut disampaikan Bupati Herman saat hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti Herman, SKM., M.Kes pada rangkaian MTQ ke-47 tingkat Kecamatan Tempuling, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan tahniah atas terselenggaranya pembukaan MTQ ke-47 yang diawali dengan pelepasan pawai ta’aruf dan pembukaan bazar.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Drs. H. TM Syaifullah, MM yang sebelumnya mewakili dirinya membuka secara resmi MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling.

“MTQ ini bukan hanya sekadar acara seremonial. Setiap tahun kita laksanakan dan insya Allah bulan November nanti MTQ tingkat kabupaten akan dilaksanakan di Kecamatan Pulau Burung,” ujar Bupati.

Karena itu, Bupati berharap MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling dapat menjadi momentum untuk menemukan dan membina qari-qariah terbaik yang nantinya mampu membawa nama baik Kecamatan Tempuling pada ajang yang lebih tinggi.

Ia juga menekankan agar proses seleksi dilakukan secara objektif dengan mengedepankan kemampuan peserta.

“Kita berharap dalam pemilihan atau seleksi nanti bukan hanya masalah kedekatan, tetapi betul-betul kita pilih qari dan qariah yang nantinya bisa mengharumkan nama Kecamatan Tempuling,” tegasnya.

Bupati mengingatkan, hasil MTQ tingkat Provinsi Riau yang sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi menjadi bahan evaluasi bersama. Menurutnya, capaian Inhil pada ajang tersebut mengalami penurunan sehingga diperlukan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Untuk itu, ia mendorong Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, agar tidak melakukan pembinaan hanya ketika menghadapi perlombaan.

“Kita tidak ingin nanti pada saat mau bertanding baru sibuk. Lebih bagus kita rutin melakukan pembinaan, sehingga ketika MTQ di kecamatan, kabupaten maupun tingkat provinsi, kita sudah siap mengikutinya,” katanya.

Bupati berharap melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten, MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling dapat menghasilkan qari dan qariah terbaik yang tidak hanya berprestasi di tingkat kecamatan, tetapi juga mampu bersaing pada MTQ tingkat kabupaten hingga provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *