Bupati Inhil Buka Pertemuan Lintas Sektor Peningkatan Capaian Tablet Tambah Darah Remaja Putri

0
IMG-20261105-WA0165

Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, S.E., M.T. yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H. Muammar Gaddafi, S.Ag., M.A., secara resmi membuka Pertemuan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam rangka Peningkatan Capaian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Remaja Putri, yang dilaksanakan di Aula Hotel Top 5 Tembilahan, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir Hj. Katerina Susanti Herman, S.K.M., S.Kep., M.Kes., para kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir, Koordinator Wilayah Pendidikan se-Kabupaten Indragiri Hilir, pengurus dan anggota Emak Sehat, perwakilan rumah sakit, pengelola Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), serta para undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, disampaikan bahwa pelaksanaan pertemuan lintas sektor ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persentase kasus anemia pada remaja putri di Kabupaten Indragiri Hilir selama tahun 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena anemia pada remaja putri tidak hanya berdampak pada kesehatan dan produktivitas, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko stunting pada generasi mendatang. Oleh karena itu, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya pencegahan sekaligus penanganan anemia sejak usia remaja.

Dalam sambutannya, H. Muammar Gaddafi menegaskan bahwa keberhasilan program pemberian Tablet Tambah Darah tidak dapat dicapai oleh sektor kesehatan semata, melainkan memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga.

Ia berharap melalui pertemuan lintas program dan lintas sektor tersebut seluruh peserta dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, serta menyusun langkah-langkah strategis yang terukur dalam mendukung peningkatan cakupan konsumsi Tablet Tambah Darah bagi remaja putri.

“Melalui pertemuan lintas program dan lintas sektor ini, saya berharap kita dapat menyamakan persepsi, mengurangi kendala di lapangan, serta merumuskan rencana aksi nyata yang terukur. Mari kita berkomitmen bersama untuk menurunkan angka anemia demi mewujudkan Kabupaten Indragiri Hilir yang bebas dari stunting,” ujarnya.

Usai membuka kegiatan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, S.K.M., S.Kep., M.Kes. Dalam materinya yang bertajuk “Peran Strategis TP PKK dalam Mendukung Gerakan Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri”, beliau menekankan bahwa TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan edukasi kepada keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah bagi remaja putri.

Menurutnya, keterlibatan aktif TP PKK hingga ke tingkat desa dan kelurahan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat pendampingan kepada para remaja, serta mendorong terbentuknya budaya hidup sehat melalui konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan remaja putri, menekan angka anemia, serta mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting demi terwujudnya generasi Kabupaten Indragiri Hilir yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *