Bupati Inhil Pimpin Rapat Relokasi Pasar Subuh, Pemkab Siapkan Fasilitas Lebih Layak bagi Pedagang.
Tembilahan, 27 April 2026 — Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., memimpin rapat bersama Ketua Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir (HPPI) terkait rencana relokasi Pasar Subuh yang selama ini beroperasi di Lapangan Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman. Rapat tersebut digelar di ruang rapat Kediaman Dinas Bupati Inhil, Senin (27/04/2026).

Turut hadir dalam pertemuan ini Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan , Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Ketua HPPI, serta sejumlah perwakilan pedagang pasar.

Dalam pertemuan ini Bupati H. Herman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen melakukan penataan pasar.
Ia meminta Dinas Koperasi untuk segera merealisasikan relokasi Pasar Subuh guna meningkatkan kenyamanan masyarakat serta menciptakan tata kelola pasar yang lebih tertib dan representatif.

“Relokasi ini bertujuan untuk memberikan tempat yang lebih layak bagi para pedagang sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat. Kita ingin pasar ini lebih tertata, bersih, dan aman,.untuk itu saya menekankan agar Dinas Koperasi tetap update progres nya kepada saya”ujar Bupati.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian DR.Trio Beni Putra menjelaskan “Rencananya, Pasar Subuh akan direlokasi ke Lapangan Taman Gajah Mada yang berada tepat di belakang Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhil. Lokasi tersebut dinilai strategis dan mampu menampung aktivitas perdagangan dengan lebih baik.

Dalam forum tersebut, Ketua HPPI bersama para pedagang juga menyampaikan berbagai masukan dan aspirasi terkait rencana relokasi. Menanggapi hal tersebut, Bupati bersama kepala dinas terkait menyatakan kesiapan untuk mengakomodasi kebutuhan para pedagang demi kelancaran proses relokasi.
Selain itu, Kepaala Dinas Koperasi Inhil DR.Trio Beni Putra juga memaparkan mekanisme relokasi yang akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Pemerintah daerah berencana melengkapi fasilitas penunjang di lokasi baru, seperti pembangunan toilet umum, tempat ibadah, lapak berjualan yang representatif, peningkatan penerangan, serta penyediaan sistem keamanan yang memadai.
Di akhir pertemuan, Bupati H. Herman berharap seluruh pihak dapat mendukung kebijakan ini agar proses relokasi berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
“Kami berharap relokasi ini dapat terlaksana dengan baik demi kenyamanan masyarakat, khususnya para pedagang dan pembeli, serta mendukung terwujudnya tata kota Tembilahan yang lebih baik ke depan,” tutupnya.
