Tutup MTQ Ke-56 Kecamatan Mandah, Bupati Herman Bahwa MTQ Tidak Hanya Membaca, Tapi Perlu Penghayatan.

0
IMG-20261005-WA0018

Mandah – Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT secara langsung menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-56 Tingkat Kecamatan Mandah, Minggu (4/10/2026) malam, bertempat di Astaka Utama MTQ Kecamatan Mandah.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kabag Kesra Setda Inhil, Kabag Prokopim Setda Inhil, Camat Mandah beserta Unsur Forkopincam Kecamatan Mandah, Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Mandah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat yang memadati lokasi penutupan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Herman menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan MTQ Ke-56 Kecamatan Mandah yang berjalan lancar dan penuh khidmat.

“MTQ ini tidak hanya sekedar membaca, tapi perlu penghayatan dan pemahaman terhadap makna yang terkandung di dalam Al-Qur’an,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati berharap pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan, khususnya di Kecamatan Mandah, dapat melahirkan qari dan qariah terbaik dari anak-anak asli daerah.

“Hari ini kita berharap hasil dari setiap pelaksanaan MTQ Kecamatan, khususnya Kecamatan Mandah ini betul-betul membawa anak-anak asli daerah untuk tampil dan berprestasi, sehingga nantinya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” tambahnya.

Bupati juga menekankan bahwa pelaksanaan MTQ jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata.

“Pelaksanaan MTQ ini tidak hanya selesai dengan membaca saat ini saja, tetapi bagaimana setelah ini tumbuh kecintaan yang mendalam kepada Al-Qur’an, gemar membaca, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut beliau juga berpesan kepada seluruh masyarakat, para orang tua, dan guru-guru ngaji untuk terus membina dan mendidik anak-anak di bidang keagamaan.

“Mari kita jaga anak-anak kita, bekali mereka dengan ilmu agama yang kuat agar terhindar dari pengaruh negatif perkembangan zaman. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” pesan Bupati Herman.

Kegiatan penutupan ditandai dengan pembacaan keputusan dewan hakim, penyerahan piala bergilir kepada kafilah juara umum, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang. Acara ditutup dengan doa bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *