Bupati Inhil Evaluasi Revitalisasi 125 Satuan Pendidikan, Tekankan Ketepatan Waktu dan Kepatuhan
Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., memimpin rapat evaluasi progres revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 yang digelar di Ruang rapat Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Senin (10/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil beserta jajaran, Inspektur Daerah, Kepala Dinas PUPR-PKP, para kepala sekolah, konsultan perencana serta konsultan pengawas.

Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2026 mendapatkan program revitalisasi untuk 125 satuan pendidikan, terdiri dari 46 SD, 15 SMP dan 64 PAUD.
Dalam arahannya, Bupati H. Herman menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan sesuai target waktu, mengingat masa pelaksanaan yang terbatas. Ia juga meminta seluruh pihak, khususnya kepala sekolah, agar memahami ketentuan administrasi dan pelaksanaan kegiatan sehingga program berjalan baik dan tidak menimbulkan persoalan hukum.

“Jangan sampai niat kita baik, tetapi karena ketidaktahuan justru menjadi masalah di kemudian hari. Karena itu, saya meminta Dinas PUPR-PKP dan Inspektorat Daerah ikut mendampingi agar kegiatan ini berhasil dan kepala sekolah tidak menjadi korban karena persoalan administrasi,” tegasnya.
Bupati juga meminta evaluasi dilakukan secara berkala setiap bulan, termasuk memeriksa Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Jika ditemukan kendala, agar segera diperbaiki dan tidak menunggu hingga menjadi persoalan hukum.
Menurutnya, revitalisasi satuan pendidikan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Kondisi keterbatasan APBD membuat dukungan pemerintah pusat sangat penting untuk membantu daerah memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan.
“Ini tugas kita bersama, pemerintah daerah dan pemerintah pusat sesuai kewenangan masing-masing. Alhamdulillah, melalui bantuan pemerintah pusat, program ini dapat kita laksanakan. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya agar selesai sesuai ketentuan,” ujarnya.
Bupati berharap pelaksanaan revitalisasi tahun 2026 dapat berjalan sukses sehingga Kabupaten Inhil berpeluang memperoleh dukungan program yang lebih besar pada tahun berikutnya. Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga integritas dan bekerja sesuai aturan.
“Luruskan niat dan bekerja dengan sebaik-baiknya. Kalau rezeki, itu urusan Allah SWT. Yang penting kita berhati-hati karena pekerjaan kita menjadi perhatian banyak pihak,” pesannya.
Bupati menambahkan, sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan dan telah terdata dalam Dapodik akan menjadi bahan usulan untuk program pembangunan pada tahun berikutnya.
Ia menyampaikan bahwa tahapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) telah diselesaikan dengan baik, sehingga seluruh pihak kini dapat fokus pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Saya yakin dengan hadirnya konsultan dan Inspektorat dapat membantu para kepala sekolah, sehingga kegiatan ini bisa berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di Inhil,” pungkasnya.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pembahasan progres revitalisasi bersama seluruh pihak terkait.
